Persib Bandung Didenda Rp.499 Juta oleh AFC, Bojan Hodak: Lebih Baik untuk Korban Bencana


Bandung, iNet99.id - Persib Bandung kembali harus menerima sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Kali ini, klub berjuluk Maung Bandung itu dijatuhi denda sebesar 30 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp499 juta.

Hukuman tersebut diberikan menyusul insiden yang terjadi dalam pertandingan AFC Champions League (ACL) Two musim 2025-2026 melawan Selangor FC. Laga tersebut berlangsung di Stadion MBPJ, Selangor, pada 6 November 2025.

Dalam keputusan resmi AFC, Persib dinyatakan melanggar sejumlah aturan disiplin yang berkaitan dengan perilaku suporter selama pertandingan berlangsung. Total denda yang harus dibayarkan mencapai USD 30.000 atau setara Rp.499.050.000.

AFC mencatat setidaknya ada tiga pelanggaran utama yang dilakukan oleh pendukung Persib. Pelanggaran pertama adalah masuknya sekitar 20 suporter ke dalam lapangan ketika pertandingan masih berjalan.

Tak berhenti di situ, pelanggaran kedua kembali terjadi ketika tiga penonton lainnya juga memasuki area lapangan. Aksi tersebut jelas melanggar aturan keselamatan dan keamanan pertandingan internasional.

Pelanggaran ketiga dinilai tak kalah serius. AFC mencatat adanya delapan botol air kosong yang dilemparkan ke arah lapangan dan area sekitarnya, sehingga memperburuk catatan disiplin Persib dalam laga tersebut.

Atas rangkaian pelanggaran itu, AFC menjatuhkan sanksi tegas kepada Persib Bandung. Denda tersebut wajib dibayarkan paling lambat 30 hari sejak keputusan dikeluarkan, sesuai dengan Kode Etik dan Disiplin AFC.

Tak ada ruang untuk negosiasi atau pengurangan sanksi. AFC menegaskan bahwa hukuman ini bersifat final dan harus dipatuhi oleh pihak klub.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, turut angkat bicara terkait denda yang nilainya hampir menyentuh setengah miliar rupiah tersebut. Pelatih asal Kroasia itu menyebut angka tersebut bukan jumlah yang kecil.

Bojan mengaku menyayangkan dana sebesar itu harus digunakan untuk membayar sanksi, bukan untuk hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Ia bahkan menyinggung kondisi kemanusiaan di Indonesia.

“Sebenarnya uang ini bisa digunakan untuk hal yang lainnya,” ujar Bojan Hodak.

Ia menambahkan bahwa dana tersebut akan jauh lebih berarti jika disalurkan untuk membantu korban bencana alam, salah satunya di wilayah Sumatera

Bojan juga menyayangkan sikap oknum suporter yang melakukan tindakan di luar aturan, meski mengakui bahwa secara umum Bobotoh adalah kekuatan besar bagi Persib.

“Saya sering katakan, suporter kami adalah keuntungan kami. Tapi selalu ada yang melakukan hal-hal yang tidak diperbolehkan dan mereka tak boleh melakukan itu,” tutup Bojan dengan nada kecewa.***


Editor •Andi

Bojan Hodak News PERSIB Sangsi AFC
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar